Kilas Pendidikan Aceh

Aceh adalah provinsi yang tingkat pendidikannya masih rendah dibandingkan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia. Aceh juga masih meraih sedikit prestasi dibandingkan provinsi-provinsi lainnya, walaupun masih ada provinsi lain yang di bawah Aceh tingkat pendidikannya, tapi kita masih perlu meningkatkan mutu pendidikan Aceh.

Tahun ini, tingkat kelulusan UN meningkat sebanyak 14,15 %. Walaupun demikian, angka ini tidak berarti mutu pendidikan Aceh telah meningkat. Mutu pendidikan Aceh tidak hanya ditentukan oleh tingkat kelulusan. Hal ini juga ditentukan oleh kualitas guru, kelengkapan fasilitas sekolah, motivasi siswa, prestasi siswa, dan beberapa hal lainnya. Dan selama hal-hal tersebut tidak meningkat, itu artinya, mutu pendidikan Aceh juga tidak meningkat.

Yang terjadi sekarang sebenarnya adalah pemerosotan mutu pendidikan Aceh. Berarti, hal-hal yang sudah disebutkan di atas tidak meningkat. Dan parahnya lagi, anggaran pendidikan Aceh sudah lebih dari cukup, sedangkan prestasi yang dicapai masih kurang memadai. Memang, Aceh telah banyak mengirimkan peserta-peserta lomba ke tingkat nasional, namun hanya segelintir pelajar Aceh yang dapat mencetak prestasi. Begitu juga dengan prestasi tingkat internasional, jangankan tingkat internasional, tingkat nasional saja sangat sedikit.

Fasilitas pendidikan Aceh sekarang pun, masih dinilai memprihatinkan. Tidak semua sekolah mempunyai laboratorium lengkap. Jika lengkap pun, alat-alat yang disediakan di laboratorium tidak memadai. Tidak hanya laboratorium, tapi fasilitas IT yang menunjang proses belajar mengajar di kelas seperti proyektor pun belum lengkap.

Sudah sangat banyak kekurangan dalam pendidikan aceh. Akankah kita, orang-orang Aceh sadar? Sadar akan kenyataan bahwa hanya kita yang dapat memperbaiki pendidikan Aceh. Tidak hanya pemerintah, tapi juga pelajar dan guru. Hentikan aktivitas contek-menyontek saat ujian, pampangkan semangat juang tinggi. Pemerintah, gunakan dana yang ada secara efisien agar fasilitas sekolah sangat memadai. Kalau bukan kita siapa lagi?

2 comments

  1. Me · Mei 21, 2011

    Ya benar, saya setuju… jika hal ini terus berlanjut, pendidikan di Aceh akan semakin anjlok…bahaya..bahaya..

    • Salsabila Ahmadi · Mei 21, 2011

      Benar sekali… Jika anda punya saran, bisa kirim ke e-mail saya, ataupun comment disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s