Frei Otto, Arsitektur Ringan Inspirasi Alam

stringioFrei Otto adalah arsitek Jerman yang banyak melakukan inovasi di bidang struktur ringan dan struktur tenda, hal yang jarang ada pada tahun 1960an. Bermula dari pengalaman beliau saat perang dunia II dimana beliau harus membuat shelter-shelter dengan material yang terbatas dan material utama bahan tenda.

Banyak orang mengatakan bahwa Frei Paul Otto adalah seorang arsitek, insinyur, ilmuwan, dan guru. Bukan berbagai peran tersebut yang membentuk semua pemikiran beliau yang out of the box, tapi pemikiran beliaulah yang membuat beliau bisa berada di posisi-posisi tersebut.

Kenapa Frei Otto?

“Why should we build very large spaces when they are not necessary? We can build houses which are two or three kilometres high and we can design halls spanning several kilometres and covering a whole city but we have to ask what does it really make? What does society really need?”-Frei Otto

“Mengapa kita membangun ruang-ruang yang sangat luas jika mereka tidak penting? Kita bisa membangun rumah-rumah yang tingginya mencapai 2-3 km, kita bisa mendesain aula-aula yang mencapai bentang beberapa kilometer dan dapat menutupi sebuah kota, tetapi kita harus bertanya untuk apa hal itu sebenarnya? Apa yang orang-orang benar-benar butuhkan?”-Frei Otto

Alasan utama saya memilih Frei Otto setelah melakukan research adalah pemikiran beliau tadi. Selama ini, saya selalu berpikir bahwa bangunan yang dirancang oleh arsitek harus selalu permanen dan long lasting, maka dari itu harus mempunyai konstruksi yang permanen. Frei Otto mengajarkan kepada saya bahwa long lasting bukan berarti berapa lama bangunan tersebut dapat berdiri, tapi berapa lama kesan dari bangunan tersebut akan diingat orang walaupun pada akhirnya bangunan tersebut sengaja didesain untuk penggunaan sementara.

Sebagian besar karya-karya Frei Otto adalah bangunan dengan struktur ringan dan struktur tenda. Pemasangan dan pembongkaran kembalinya pun terbilang mudah. Material yang diperlukan juga tidak sebanyak material jika membangun menggunakan beton. Dari karya-karya yang seperti ini, terlihat bahwa Frei Otto berusaha membuat bangunan yang benar-benar diperlukan dan meminimalisir kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Disinilah seorang arsitek diuji, apakah seorang arsitek benar-benar ingin membuat bangunan untuk masyarakat atau untuk diingat oleh masyarakat. Karya-karya beliau selalu merupan respon dari arsitektur dengan strutur berat dan perkataan bahwa arsitektur merusak lingkungan. Hal ini yang membuat saya tertarik dengan pemikiran beliau.

Frei Otto’s Design Thinking

Frei Otto selalu mencoba berfikir secara tiga dimensi, jadi semuanya adalah objek dalam ruang, bukan dua dimensi. Hal ini terlihat dari karya-karyanya yang selalu dinamis. Lebih mudah untuk memodelkan karyanya di sofware tiga dimensi dari pada hanya melihat gambar tampaknya saja. Kebanyakan bangunannya menggunakan prinsip-prinsip atau cara kerja tenda dan payung, atau gridshell dan pneumatic structure. Dengan menggunakan prinsip-prinsip ini juga beliau menggunakan material dengan efisien sehingga bangunan-bangunan yang didesain lebih sustainable.

Secara garis besar, Frei Otto menerapkan hal yang dipercayainya baik secara sadar maupun tidak pada setiap proses desain yang dilalui. Karena beliau berprinsip bahwa arsitektur harus memiliki dampak seminimal mungkin pada lingkungan, maka beliau berusaha menerapkan sesuatu yang ramah lingkungan pada desainnya. Beliau berfokus pada struktur dengan penggunaan material yang efisien karena beliau juga seorang insinyur.

Didirikannya kelompok penelitian biologi dan bangunan di Universitas Teknik Berlin menjadi awal dari kerjasama Frei Otto dengan arsitek, insinyur, dan ahli biologi. Mereka mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang tenda, grid shell, dan struktur ringan lainnya untuk lebih mengerti desain biologis struktur dan bentuk.

Frei Otto adalah seorang pionir dalam penggunaan struktur ringan, dan struktur tenda secara modern. Beliau tertarik dengan struktur ini karena ekonomis dan lebih ramah lingkungan. Untuk karya-karyanya, beliau terinspirasi dari gelembung sabun. Beliau banyak melakukan ekperimen untuk struktur tenda menggunakan gelembung sabun dan model fisik tiga dimensi. Frei Otto juga tertarik dengan struktur jaring laba-laba.  Struktur dari karya beliau terinspirasi dari bentuk di alam. Beliau melakukan penelitian di laboratorium untuk membuktikan kekuatan-kekuatan struktur agar bisa digunakan untuk berbagai fungsi. Salah satu karya beliau yang menggunakan eksperimen gelembung sabun dalam proses desainnya adalah Hall untuk International Garden Exhibition di Hamburg, Jerman.

Karya Frei Otto yang paling terkenal adalah Munich Olympic Stadium (foto pertama) yang beliau rancang bersama Gunter Behnisc. Atap yang menutupi stadium tersebut terbuat dari stuktur ringan dan struktur tenda. Jika dilihat dari atas menyerupai gumpalan awan yang menaungi stadium. Atap Munich Olympic Stadium dibuat sedinamis mungkin untuk memberikan kesan ceria dan sportif pada stadium, sesuai dengan tema stadium olahraga.

 tumblr_lbzbah3anH1qet5oeo1_1280

Gambar 1. Struktur membran menggunakan gelembung sabun. ©meinhardtgroup.com

 7

Gambar 2. Hall at the International Garden Exhibition, 1963, Hamburg, Germany © Atelier Frei Otto Warmbronn

3

Gambar 3. Dance Pavilion at the Federal Garden Exhibition, 1957, Cologne, Germany © Atelier Frei Otto Warmbronn

©Salsabila Ahmadi15213026

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s